Kamar mandi terkena air hampir setiap hari. Bila lapisan kedap air gagal, air dapat meresap ke lantai dan dinding, lalu muncul sebagai noda atau rembesan pada plafon dan ruangan di bawahnya.
Sumber air bisa berasal dari area lantai, sambungan dinding, floor drain, atau pipa. Kami menilai kondisinya lebih dulu agar metode yang dipilih menangani sumber yang tepat.
Beberapa area berikut yang paling sering menjadi sumber masalah.
Noda atau tetesan di plafon bisa menjadi tanda air telah menembus lantai kamar mandi.
Noda, cat atau plester yang rusak di dinding berdekatan menandakan air meresap.
Sambungan di sekitar saluran lantai mudah menjadi jalur rembesan.
Pertemuan dua bidang ini rawan retak dan terbuka.
Titik tempat pipa menembus lantai atau dinding perlu tertutup rapat.
Nat yang retak atau lepas membuat air lebih mudah meresap ke lapisan bawah.
Kami tidak menentukan metode sebelum memahami kondisinya.
Ceritakan masalah dan kirim foto atau video area yang bermasalah.
Kami melihat kondisi area secara langsung bila diperlukan.
Menentukan sumber masalah serta pendekatan dan material yang sesuai.
Pekerjaan dijalankan sesuai kesepakatan, lalu diperiksa sebelum serah terima.
Tergantung sumber rembesan dan kondisi pasangan keramik. Hal ini ditentukan setelah kondisi di lokasi dinilai.
Air dapat bergerak melalui sambungan atau di balik keramik sebelum muncul di titik yang berbeda, misalnya di plafon ruangan bawah.
Keduanya bisa terlihat mirip dari luar. Sumbernya perlu dipastikan karena menentukan metode penanganan, dan itu yang kami nilai saat survey.
Kirim foto area yang lembap atau rembes melalui WhatsApp, lalu kami bantu menentukan langkah berikutnya.
Kirimkan foto atau video area yang bermasalah dan tim Sumaja akan membantu menentukan langkah berikutnya.